musibah terus
Saturday, March 3rd, 2007di negriku ini kok banyak sekali musibah ya!!dari tsunami ke banjir bandang, trus tanah longsor, pesawat ilang, kapal terbakar dan tenggelam.
bagi ku yang ter akhir ini paling memprihatintan.
lho kok?? karena tsunami, banjir, kan dah dri Allah gak mungkin di hindari tapi klo pesawat dan kapal sebenare masih ada campur tangan manusia.
q gak akan bahas pesawat krana g ngerti.
klo kapal laut q sedikit ngerti, kata dosen ku hampir semua peraturan internasional tentang pelayaran dan kelautan di ikuti oleh indonesia, ya solas(safty), marpol(polusi), colreg(tabrakan kapal) dll. anehnya semuanya hanya sebatas hukum dan peraturan saja, diatas kertas, hitam dan putih. pelaksanaan di lapangan 0(nol) besar.
asal di ketahui di solas kapal yang didalamnya memuat 12 orang ato lebih sudah disebut kapla penumpang, nah pada kapal penumpang itu tingkat keamanannya paling di utamakan, ya pelampungya tiap penumpang harus ada, untuk anak2 pun jga ada.trus rakit penolongn/sekoci dan alat2 pemadam kebakaran harus siap di gunakan setiap saat di kapal. trus prosedur penyelamatan juga ada di buku solas setebal 4cm, baca sendiri aja ya..
tapi kenyataannya gmn??
jangan jauh2 di dekat perak saja terutama jalur penyebrangan ujung kamal(madura) ada kapal very yang pintu rampah (penutup depan) kapal yang ilang, mobil2 gak di ikat ke kapal lalu klo misale ke cebur ke laut siapa yang tanggug jawab
trus ada lagi, pernah terjadi tabrakan antr very, yang satu kosong dan yg satu penuh penumpang, tapi gak banter seh.tapi ya tetep bikin ngeri, tapi yang lebih mengagetkan, tabrakan itu sepertinya di sengaja, karena setelah tabrakan ada orang yang pindah dari kapal yang penuh ke kapal yang kosong (sepertinya sih abk kapal kosong itu) (kapal kosong itu sepertinya sengaja di tinggal di tengah laut untuk di istirahatkan, mungkin tempat parkirnya vary udah penuh)
aneh ya, knapa kok sampek segitu…
tapi klo peraturan itu di tegakkan se tegas-tegasnya paling gak ada kapal yang bisa berlayar, klo pun ada paling ratusan itupun kapal2 luar negeri. karena klo di luar negeri emang harus gitu, semua sertifikat kapal harus ada.
nah klo kapal yang beroperasi sedikit maka bisa di pastikan roda ekoomi negeri ini bisa mandek/berhenti.
jadi bingung cari solusinya